SEBAIK-BAIK MANUSIA ADALAH ORANG YANG PALING BANYAK MEMBERI MANFAAT BAGI ORANG LAIN, MAKHLUK, DAN JAMI'AL 'ALAMIN ; MARI KITA BERJUANG MERAIHNYA DENGAN SEKUAT TENAGA & KERENDAHAN HATI!!!

Jumat, 03 Mei 2013

ANALISIS STANDAR PROSES


ANALISIS STANDAR PROSES

Hari Kedua        : Jum’at , 3 Mei 2013
Pukul                   : 08.00 – 14.15
Acara                   : Standar Proses
Nara Sumber   : Widyaswara Matematika LPMP Jawa Barat “ Bapak Husein Siregar”
                               HP.  081573314604 email: siregarhusein@yahoo.com
Isi Materi           :
Pendahuluan tentang fakta pendidikan sekarang bahwa anak kemampuan lebih/ atas belum terlayani. Hal ini seringkali kegiatan pengayaan masih minim di sekolah-sekolah sehingga anak-anak yang excellent cenderung melakukan penyimpangan-penyimpangan karena keegoisannya.
Dasar standar proses yaitu permendiknas no. 41 tahun 2007, dengan menggunakan prinsip bahwa Pendidikan diselenggarakan proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Sedangkan implikasinya Pergeseran paradigma proses pendidikan, yaitu dari paradigma pengajaran ke paradigma pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, pengembangan silabus dapat dilakukan oleh para guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah/ madrasah atau beberapa sekolah, kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau Pusat Kegiatan Guru (PKG) dan Dinas Pendidikan walaupun pada kenyataannya untuk pelajaran matematika: tingkat perkembangannya rendah.
Pengembangan silabus: pada SD dan SMP, disusun di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggung jawab di bidang pendidikan, tingkat SMA dan SMK: disusun di bawah supervisi Dinas provinsi yang bertanggung jawab di bidang pendidikan namun tingkat MI, MTs, MA, dan MAK: disusun di bawah supervisi Departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama.
Beban kerja minimal guru:  A. Beban kerja guru mencakup kegiatan-kegiatan pokok: (1) merencanakan pembelajaran, (2) melaksanakan pembelajaran, (3) menilai hasil pembelajaran, (4) membimbing dan melatih peserta didik, serta (5) melaksanakan tugas tambahan; B. Beban kerja adalah se kurang-kurang nya 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu, yang terdapat pro-kontra karena pegawai negeri jam wajibnya 37 jam/minggu. Namun diberikan solusi sisa jam guru untuk mengerjakan administrasi.

Untuk lebih jelasnya silahkan buka:
1.       File standar proses
2.       Analisis standar proses
3.       Juknis standar proses


Tanjungpinang, 3 mei 2013
Penulis

H154M

1 komentar: